Daerah Istimewa Yogyakarta adalah daerah provinsi yang mempunyai keistimewaan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kewenangan istimewa tersebut meliputi wewenang tambahan tertentu yang dimiliki DIY selain wewenang sebagaimana ditentukan dalam Undang-undang tentang Pemerintahan daerah. Untuk melaksanakan kewenangan istimewa tersebut maka dialokasikan dana keistimewaan DIY.

Di dalam Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 37 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Dana Keistimewaan, Dana Keistimewaan DIY diartikan sebagai dana yang berasal dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara yang dialokasikan untuk mendanai kewenangan istimewa dan merupakan belanja transfer pada bagian transfer lainnya. Dengan demikian, SKPD Kabupaten/kota dapat menyampaikan usulan program dan kegiatan yang akan didanai dengan dana keistimewaan untuk bidang kelembagaan, kebudayaan, pertanahan, dan tata ruang.

Pada Tahun 2016, Kabupaten Sleman menerima Dana Keistimewaan dari Pemerintah Daerah DIY sebesar Rp. 4.352.835.000,00 yang tersebar ke dalam 6 Program dan ditangani oleh 3 SKPD (Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Kantor Pengendalian Pertanahan Daerah). Ketujuh program tersebut adalah :
1. Program Peningkatan Tertib Administrasi Pertanahan
2. Program Pengembangan Nilai Budaya
3. Program Pengelolaan Kekayaan Budaya
4. Program Pengelolaan Keragaman Budaya
5. Program Pengembangan Kerjasama Pengelolaan Kekayaan Budaya
6. Program Penataan Pemanfaatan Tanah

*) Bidang Pengendalian dan Evaluasi